PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi Analitis

animus

animus

Ringkasan Singkat

Dalam psikologi analitis, animus adalah arketipe yang mewakili karakteristik maskulin universal atau komponen maskulin bawah sadar dalam jiwa perempuan.

Istilah animus diperkenalkan oleh Carl Jung untuk menggambarkan sisi maskulin yang ada dalam ketidaksadaran kolektif seorang wanita. Animus bertindak sebagai jembatan antara ego dan dunia batin, sering kali muncul dalam mimpi atau fantasi sebagai sosok pria yang otoriter, rasional, atau kuat.

Jung berpendapat bahwa setiap individu memiliki keseimbangan antara sisi maskulin (animus) dan feminin (anima). Bagi seorang wanita, mengintegrasikan energi animus dengan cara yang sehat dapat membantunya dalam berpikir logis, bersikap tegas, dan berorientasi pada pencapaian, namun jika tidak disadari, animus dapat mendominasi kepribadian dan menyebabkan perilaku yang terlalu argumentatif atau kaku.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Jung, C. G. (1953). Two Essays on Analytical Psychology.
  • APA Dictionary of Psychology.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback